Jepang di musim gugur punya warna yang tidak ditemukan di musim lain. Maple di Kamikochi berubah merah pelan-pelan. Ginkgo di taman Matsumoto berguguran kuning. Tebing Shogawa memantulkan hutan yang sedang berganti warna.
Tujuh hari, enam kota. Dari Tokyo yang sibuk, ke Mt. Fuji yang tenang, ke lembah alpine Kamikochi yang akses mobilnya ditutup untuk umum. Lanjut ke Toyama untuk pelayaran di ngarai Shogawa, mampir di desa Shirakawago yang sudah ada sejak ratusan tahun, naik ke Kyoto untuk melihat ribuan torii jingga Fushimi Inari, dan tutup di Osaka malam hari.
Ini bukan itinerary yang memaksamu berjalan terus. Ada waktu untuk duduk di tepi sungai Azusa, ada pagi sebelum bus tur lain tiba, ada momen di Dotonbori yang lebih enak dinikmati pelan-pelan.
Tour ini dirancang untuk yang ingin Jepang lebih dari sekadar Tokyo dan Osaka. Yang mau lihat sisi lain — Kamikochi, Shirakawago, Toyama — tanpa harus buat itinerary sendiri. Group 20-25 orang, cukup ramai untuk kenal teman baru, tidak terlalu besar sampai ketinggalan di setiap persimpangan.
Yang Avenir urus dari A sampai Z: tiket Garuda Indonesia CGK-HND PP, connecting JAL untuk rute Osaka-Tokyo pulang, hotel bintang 3 di enam kota, bus pariwisata private, semua tiket masuk sesuai itinerary, makan sesuai program di restoran Muslim Friendly, Tour Leader Indonesia full trip, dan dokumentasi foto. Kamu tinggal jalan.